Angin Puting Beliung Terlihat di Kota Cirebon, Begini Doa Ketika Ada Angin Kencang

oleh -116 views
Angin puting beliung terlihat dari Kesenden, Kota Cirebon. (Radar Cirebon)

JOGLOSEMAR-Angin puting beliung terlihat di Kampung Samadikun, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, hari ini, Rabu (3/3/2021).

Warga setempat, Lukman Santoso mengatakan, angin muncul dari arah pantai berupa putaran kecil. Lalu tiba-tiba memanjang dan semakin membesar.

“Lumayan lama sekitar 30 menitan,” kata Lukman, kepada Radar Cirebon. Diungkapkan dia, warga juga melihat angin tersebut dari arah pantai.

Inilah doa ketika ada angin puting beliung:

Aisyah radhiallahu ‘anha seperti diriwayatkan dalam Hadits Bukhari menceritakan bahwa wajah Rasulullah yang terlihat ketakutan saat hujan lebat turun, lalu berubah ceria ketika hujan reda. Aisyah pun bertanya, “Ya Rasulullah, apabila terlihat awan mendung semua orang merasa gembira karena menandakan hujan akan turun, tetapi mengapa engkau justru terlihat ketakutan?”


Nabi Muhammad SAW menjawab, “Wahai Aisyah, bagaimana saya dapat meyakini bahwa angin kencang dan awan mendung itu bukan mendatangkan adzab dari Allah? Kaum `Ad telah dibinasakan oleh angin topan. Ketika mereka melihat awan mendung, mereka gembira karena mengira akan segera turun hujan. Padahal bukan hujan, melainkan azab Allah untuk membinasakan mereka.”

Berdasarkan dari hadits riwayat Muslim, doa ketika angin kencang atau puting beliung yang dibaca Rasulullah SAW adalah:

اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ

Latin: Alloohumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih

Artinya: Allah yang dengan memuji-Nya bertasbihlah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.

Sementara itu bila angin kencang disertai dengan petir, Nabi Muhammad SAW membaca dzikir doa ketika angin kencang sebagai yang diriwayatkan Bukhari

Arab : اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin : Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya : Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *