BPN Bebaskan Tahap Kedua Ratusan Tanah Terdampak Proyek Tol Solo-Yogyakarta

oleh -76 views
Kepala Badan Pertanahan Nasional Boyolali, Kasten Situmorang (dua dari kiri) saat memimpin acara pembayaran uang ganti rugi dan poelepasan hak tanah, di Banyudono, Boyolali, Rabu (16/12/2020). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Kepala Badan Pertanahan Nasional Boyolali, Kasten Situmorang (dua dari kiri) saat memimpin acara pembayaran uang ganti rugi dan poelepasan hak tanah, di Banyudono, Boyolali, Rabu (16/12/2020). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

BOYOLALI-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Boyolali telah membebaskan tahap kedua ratusan bidang tanah milik warga yang terkena proyek Tol Solo-Yogyakarta di wilayah Boyolali Jawa Tengah.

Kepala BPN Boyolali, Kasten Situmorang, di Boyolali, Rabu, mengatakan pihaknya selaku ketua panitia pengadaan tanah jalan Tol Solo-Yogyakarta di wilayah Boyolali sudah membayarkan uang ganti rugi (UGR) tahap kedua ratusan bidang tanah kepada warga senilai sekitar Rp97 miliar.

Kasten mengatakan total ada 1.087 bidang tanah di wilayah Boyolali yang harus dibebaskan untuk proyek Tol Solo-Yogyakarta. Pihaknya menargetkan hingga akhir tahun 2020, dapat melakukan pembayaran UGR terhadap 400 bidang tanah di wilayahnya.

Ia menambahkan pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta tersebut mendapat dukungan dari pemilik tanah. Sehingga, proses pembebasan lahan yang akan digunakan proyek tol tidak menemui kendala.

“Kami menilai berkat kesadaran masyarakat untuk mewujudkan infrastruktur jalan cukup baik. Warga pemilik bidang tanah tidak ada yang keberatan. Mereka hingga saat ini, tidak ada yang mengajukan konsinyasi melalui pengadilan,” kata Kasten dilansir dari Antara.

Menurut Wijayanto, selaku Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Kulonprogo, Yogyakarta, dan Solo, pihaknya juga berharap proses pembebasan lahan untuk proyek tol berjalan lancar sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.

Ia mengharapkan setidaknya dapat melakukan pembebasan lahan tahap tiga dan empat sebelum akhir 2020. Dengan demikian, proses pembangunan jalan Tol Solo-Yogyakarta dapat dimulai sesuai waktu.

“Proyek sudah dimulai groundbreaking untuk mulai pekerjaan fisik. Dari Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono hingga pintu gerbang tol keluar di Klaten di Kecamatan Polanharjo,” kata Wijayanto.

Ia memperkirakan pembangunan jalan Tol dari Gerbang Tol Banyudono hingga pintu keluar Tol Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten tersebut dapat selesai pada 2021. Proyek dilanjutkan ke Klaten, Kalasan hingga Gamping, Yogyakarta.

Menurut dia, jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo tersebut terbagi tiga seksi. Solo-Yogyakarta ada dua seksi. Kemudian satu seksi ke Kulonprogo. Namun, yang ke Kulonprogo masih terjadi perubahan desain. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.