Buaya yang Diduga Mangsa Warga Ditemukan Mati, Perutnya Dibelah, Isinya Ada Potongan Kepala

oleh -297.670 views
Buaya yang terperangkap jerat BKSDA Kalteng di Pulang Pisau (DOK. humaspoldakalteng)

JOGLOSEMAR-Buaya yang diduga memangsa Nayan (47) warga Desa Paduran Sebangau, Kalimantan Tengah pada tanggal 12 Februari 2021 lalu, akhirnya masuk ke dalam perangkap yang dipasang BKSDA Kalteng, 16 Februari 2021 lalu.

Baca:

Video Buaya Raksasa Dipakaikan Sarung Sambil Dibelai-belai

Terdampar di Pinggir Waduk, Ikan Raksasa Mirip Buaya, Hasil Penelitian Mengejutkan

Buaya itu ditemukan tersangkut perangkap dalam keadaan mati, Jumat (19/02/2021) sekitar pukul 12.30 WIB di Muara Sampang DAS Sei Sebangau, lokasi ditemukan potongan tubuh korban.

Kapolres Pulang Pisau, Polda Kalteng AKBP Yuniar Ariefianto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Sebangau Kuala Ipda Bimo Setiawan, S.H. mengatakan, buaya tersebut ditemukan dalam keadaan mati setelah terperangkap alat pancing yang dipasang BKSDA Kalimantan Tengah dii DAS Sei Sebangau, tepatnya di muara sampang lokasi ditemukan potongan tubuh korban.

Baca: Istri Prabu Siliwangi 151 Orang, Hanya Ambetkasih, Subanglarang, Kentring Manik yang Dikenal

“Pada saat dilaksanakan pengangkatan buaya, kondisi buaya tersebut sudah dalam keadaan mati,” tutur Bimo.

Setelah itu, dilakukan musyawarah antara Kepala Desa Paduran Sebangau dan BKSDA Kalteng dengan pihak keluarga korban apakah buaya yang sudah tertangkap dalam keadaan mati tersebut langsung dikubur atau dibelah perutnya.

”Pihak keluarga korban meminta untuk dilakukan pembelahan perut buaya. Setelah dibelah, tidak ditemukan potongan bagian tubuh korban yang disambar buaya melainkan ada potongan kepala babi, selanjutnya buaya tersebut dikubur,” kata Bimo.

Bimo menuturkan, pihak keluarga korban merasa lega dan puas, serta menganggap hilangnya nyawa korban yang disambar buaya tersebut sudah terbalas walaupun pada saat dibelah tidak terdapat potongan tubuh korban yang disambar buaya.

”Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang beraktifitas di sungai DAS Sei Sebangau agar tetap berhati-hati dan waspada serta tidak menggangu habitat buaya yang berada di Das Sei Sebangau tersebut,” tutupnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.