Gempa Guguran di Gunung Merapi 112 Kali, 1 Gempa Awan Panas

oleh -50 views
Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran pada Kamis (29/4) malam. (BPPTKG)

JOGLOSEMAR-Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi mengalami 112 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Kamis, 29 April mulai pukul 00:00-24:00 WIB.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menyebutkan selain gempa guguran, pada periode pengamatan itu juga tercatat satu kali gempa awan panas, 18 kali gempa hybrid atau fase banyak serta satu kali gempa embusan.

Baca: Merapi 4 Kali Luncurkan Awan Panas, Jarak Luncur 1.800 Meter

Berdasarkan pengamatan visual di gunung api aktif itu teramati satu kali awan panas guguran dengan jarak luncur 2.000 meter ke barat daya dan 20 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.400 meter mengarah ke barat.

Berikutnya, laju deformasi Gunung Merapi diukur menggunakan electronic distance measurement (EDM) Babadan rata-rata 0,5 cm per hari.

“Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga,” kata Hanik melalui keterangan resminya di Yogyakarta, dilansir Antara, Jumat, 30 April.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.