Ini Sosok Pembeli Pulau Lantigiang Senilai Rp900 Juta

oleh -138 views
Pembeli Pulau Lantigiang Asdianty Baso (Foto: Facebook Asdianti Baso)
Pembeli Pulau Lantigiang Asdianty Baso (Foto: Facebook Asdianti Baso)

JOGLOSEMAR-Penjualan pulau Lantigiang di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan bikin geger. Pulau ini diduga dijual oleh Syamsu Alam kepada wanita diduga bernama Asdianti Baso senilai Rp900 juta. 

Baca: Cek Rasa Nasionalismemu Kawan! Jual-Beli Pulau Lantigiang Dihargai Rp900 Juta

Berdasarkan penelusuran, Asdianti adalah seorang Direktur PT Selayar Mandiri Utama dan Takabonerate Dive Resort. Asdianti juga pernah menjadi sales consultant perusahaan Baso Bali Property. 

Akun media sosial-nya menunjukkan, Asdianti dulu memang agen properti yang sering menjajakan villa di Bali.

Pada 2016 Asdianti pernah menawarkan penyewaan sebuah villa di Bali dengan harga Rp 250 juta per tahun. Ia juga pernah menawarkan kompleks villa seluas 4,1 meter persegi seharga 2,75 juta dollar Amerika.

Pada Desember 2020 Asdianti sempat menghabiskan waktu di Istanbul, Erzurum. Ia juga sempat bermain ski di sebuah resort di Kota Erzurum, Turki.

Ia beberapa kali pula mengunggah kegiatan pesta bersama teman-temannya. Sebagiannya warga Indonesia, sebagian lagi adalah warga negara asing.

Dengan jejak digital seperti itu, tak heran Asdianti mampu membeli pulau Lantigiang, meski pulau itu berada dalam kawasan taman nasional.

Syamsu menjual pulau ini karena dia merasa sebagai pemiliknya. Padahal pulau Lantigiang dalam kawasan taman nasional merupakan Zona pemanfaatan. Zona yang memiliki potensi dan keterwakilan sumber daya alam laut yang dapat dijadikan objek daya tarik wisata alam dan pemanfaatan jasa lingkungan lainnya.

Dengan demikian, tanah dipulau lantigiang tidak boleh ada kepemilikan dari masyarakat. Namun masyarakat boleh terlibat dalam pengelolaan wisata di daerah tersebut. 

“Karena pulau lantigiang merupakan zona pemanfaatan dimana dalam hal ini pihak balai taman nasional takabonerate telah merancang masterplan pengelolaan wisata di pulau lantigiang,” kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud dalam keterangan resmi, Minggu, 30 Januari.

Temmangnganro mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan penjualan pulau Lantigian tersebut. Bahkan pihaknya sudah memeriksa penjual dan beberapa orang yang mengetahui proses penjualan.

“Kami sudah mendatangi tempatnya dan mengecek lokasi-lokasi yang diduga telah dijual dan Mengambil keterangan beberapa saksi,” kata dia.

Kata dia, pihaknya akan terus mengumpulkan bukti-bukti dalam kasus ini. “Untuk menentukan pihak-pihak yg dirugikan terkait penjualan Pulau Lantigian tersebut,” kata dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.