Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Ada Makam Tiba-tiba Menggembung Naik hingga 1,5 Meter, Ini Videonya

oleh -770 views
Tanah Kuburan Di Padang Pariaman (Foto: Screenshot Akun Instagram @info.padangpariaman)

JOGLOSEMAR-Sebuah kuburan di area pemakaman umum yang ada di tempat itu tiba-tiba meninggi. Tidak seperti biasa, tanah kuburan terus naik hingga mencapai satu setengah meter.

View this post on Instagram

A post shared by KABUPATEN PADANG PARIAMAN (@info.padangpariaman)

Fenomena aneh terjadi di area pemakmana Korong Sungai Asam, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Sebuah kuburan di area pemakaman umum yang ada di tempat itu tiba-tiba meninggi. Tidak seperti biasa, tanah kuburan terus naik hingga mencapai satu setengah meter. Padahal, kuburan di sebelahnya tetap normal seperti biasa.

Tanah meninggi ini terjadi pada dua makam yang tidak diketahui identitasnya. Membentuk sebuah gundukan dengan lebar diameternya sekitar 3 sampai 4 meter dan tinggi tanah mencapai lebih 1 meter.

“ Tanah meninggi seperti ini menurut warga sekitar seminggu belakang. Sekarang tinggi tanah sudah mencapai 1,5 meter dengan diameter 3,5 meter,” ujar Wali Korong Sungai Asam Anwar dikutip dari Padangkita.com, Jumat 26 Maret 2021.

Kuburan itu, sambung Anwar, merupakan makam lama. Tak ada nama di batu nisannya. Hingga kini, warga yang penasaran terus berdatangan melihat makam tersebut.

Menurut Anwar, setahun lalu tanah di tiga kuburan tersebut telah sempat mengalami perubahan. Hanya saja, tinggi tanah tidak seperti sekarang.

“ Tanda-tanda untuk ditinggikan tidak ada. Sebab tidak ada bekas tanah yang diambil dari samping atau tanah didatangi. Kalau didatangi pasti rusak sekitar jalan menuju kuburan,” katanya.

Warga setempat telah memasang tali di sekeliling makam. Hal ini agar tidak diinjak atau dinaiki oleh warga yang melihat.

Video yang memperlihatkan tanah kuburan yang meninggi ini telah beredar di media sosial. Informasi beredar, makam tersebut berada di pekuburan suku yang terdapat ratusan makam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *