Keliling Pohon Ini Capai 14,5 Meter Berdiameter 4,5 Meter Tinggi 35 Meter

oleh -1,452 views
Pohon Terbesar di Dunia Hutan Sumbar Pohon 'raksasa' di hutan Kabupaten Agam. (Foto: Dok.BKSDA Agam)

JOGLOSEMAR-Indonesia tak hanya punya hutan yang luas, tetapi juga salah satu pohon terbesar di dunia. Tingginya memang tak seperti pohon tertinggi di dunia, tetapi keliling dan diameternya akan membuat siapa pun yang melihat pohon tersebut berdecak kagum.

Pohon ini berjenis medang (Litsea SP), ditemukan tumbuh di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Ini termasuk jenis pohon yang memiliki diameter terbesar di dunia.

Menurut Ade Putra, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, keliling pohon raksasa ini mencapai 14,5 meter, diameternya mencapai 4,5 meter lebih, sedangkan tinggi pohon di Agam ini tak lebih dari 35 meter. Menurut BKSDA, pohon tersebut usianya sekitar 560-an tahun.

“Ukuran ini termasuk ke dalam kelompok pohon dengan ukuran diameter terbesar di dunia. Pohon ini tumbuh berjarak satu kilometer dari pemukiman masyarakat di Koto Malintang. Jika menuju ke sana dapat dilakukan dengan berjalan kaki menyisiri perkebunan warga dengan waktu tempuh sekitar 20 menit,” terang Ade, 1 September 2020.

Pohon raksasa di Sumatra Barat ini hampir sama dengan pohon terkenal dari jenis agathis yaitu Pane pahuta yang ada di Hutan Waipoua, Selandia Baru. Pohon tersebut memiliki diameter 4,4 meter, sedangkan tingginya mencapi 50 meter. Diperkirakan, pohon di Selandia Baru itu usinya sudah 1.250-an tahun.

Di tingkat internasional, sebenarnya pohon di Agam masih kalah dengan pohon yang ada di Amerika Serikat. Pohon tersebut ditemukan di Taman Nasional Sequoia, California. Di negara bagian ini tumbuh sebuah pohon sequoia bernama General Sherman.

Pohon tersebut tercatat sebagai terbesar dan tertua di dunia. General Sherman berdiameter 11 meter, sedangkan tingganya lebih dari 80 meter. Tak main-main, usia pohon ini diperkirakan sudah lebih dari 2.000 tahun.

Meski belum ada setengahnya dari pohon terbesar di dunia, pohon di Agam itu termasuk salah satu pohon dengan diameter terbesar di dunia.

“Selain itu, keberadaan pohon ini juga turut mendukung Nagari Koto Malintang mendapatkan penghargaan tertinggi bidang lingkungan, yaitu Kalpataru dari Presiden Indonesia, yaitu pada tahun 2013 silam,” terang Ade.

Potensi kekayaan hayati ini layak menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, terutama Kabupaten Agam.

 “Jadi pohon ini haruslah mendapatkan perhatian dan perlindungan yang maksimal,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.