Kematian Tragis Pramugari Cantik asal Filipina, Tersangka Bantah Terlibat: Saya Gay, Putra Penyanyi Claire dela Fuente

oleh -433 views
Diduga tersangka terlibat kasus pembunuhan dan pemerkosaan pramugari Philippine Airlines (Twitter)

JOGLOSEMAR-Dunia baru-baru ini digegerkan dengan kematian seorang pramugari cantik asal Filipina. Christine Angelica Dacera diketahui merayakan Tahun Baru dengan berpesta di sebuah hotel. Nahas, ia kemudian ditemukan tak sadarkan diri lalu dinyatakan meninggal dunia.

Baca: Fakta-Fakta Tragis Kematian Pramugari Philippine Airlines, Berujung Misteri

Kasus ini pun menuai keprihatinan publik lantaran ada dugaan pemerkosaan beramai-ramai. Selain itu, masih banyak misteri yang belum terungkap dan polisi Filipina terkesan menutup-nutupi sejumlah informasi.

Dikutip dari Coconuts Manila, satu diantara terdakwa, Gregorio Angelo Rafael de Guzman, membantah ikut serta dalam kejahatan yang dituduhkan.

Gregorio de Guzman yang juga merupakan putra penyanyi Claire dela Fuente mengatakan tuduhan pemerkosaan Dacera tidak masuk akal.

Hal tersebut lantaran menurut pengakuannya dirinya merupakan pria penyuka sesama jenis.

“Bagaimana bisa ada pemerkosaan? Aku penyuka sesama jenis. Saya tidak pernah berhubungan badan dengan seorang wanita,” katanya dalam wawancara dengan program berita QRT .

“Apa yang mereka katakan menyakitkan. Mereka tidak tahu apa yang terjadi,” Guzman menambahkan.

De Guzman yang juga bekerja sebagai pramugara mengatakan, dia diperkenalkan pada Dacera di dalam Hotel Garden City Makati pada malam saat dugaan kejahatan itu terjadi.

Dia pergi tidur setelah berpesta dengannya dan teman lainnya, lalu bangun dan menemukan korban terbaring tak sadarkan diri di bak mandi hotel.

Dia bersikeras mencoba yang terbaik untuk menyelamatkan kembali Dacera.

“Saya memeriksa hidungnya untuk melihat apakah dia mengeluarkan napas. Tidak ada apa-apa. Saya memeriksa detak jantungnya. Tidak ada juga. Saya berkata, Babe, bangunlah. Dan kemudian saya mulai memberikan CPR,” kenangnya.

“Kami menggendongnya keluar dari bak mandi. Dia masih hangat. Makanya saya pikir saya masih bisa menyelamatkannya,” tambahnya.

Dia, bersama dengan pengunjung pesta lainnya, membawa Dacera ke rumah sakit untuk dirawat bahkan melaporkan apa yang terjadi ke polisi Makati.

“Kami ada di sana. Kami tidak meninggalkan Tin (Dacera) sampai akhir. Kami tidak meninggalkannya jadi apa yang mereka katakan itu menyakitkan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.