Media Pemerintah Rusia Putar Rekaman Mata-mata Mossad Israel

oleh -25 views

JOGLOSEMAR-Media pemerintah Rusia telah menyiarkan rekaman yang menunjukkan legenda mata-mata Mossad Israel; Eli Cohen, jalan-jalan di Damaskus, Suriah, selama tahun 1960-an. Cohen berkeluyuran di ibu kota negara musuh itu ketika dia aktif sebagai mata-mata negara Yahudi.

Jaringan televisi Russia Today (RT) memasukkan rekaman klip itu sebagai bagian dari film dokumenter yang dirilis minggu lalu, berjudul “Spyfall“. Dokumenter itu mengeksplorasi spionase di Suriah pada saat itu.

Dalam beberapa detik film hitam putih, seorang pria yang menurut media tersebut adalah agen Mossad; Eli Cohen, terlihat berjalan di sepanjang jalan di Ibu Kota Suriah dekat markas Angkatan Udara Suriah di kawasan pemerintahan, tidak jauh dari apartemen Cohen.

Rekaman tersebut dilaporkan difilmkan oleh Boris Lukin, seorang spesialis sinyal yang telah dikirim ke Suriah sebagai atase militer Rusia.

Tidak jelas apakah dia bermaksud memfilmkan Cohen atau menangkapnya dengan kamera secara kebetulan.

Janda Cohen, Nadia Cohen, mengatakan kepada surat kabar Israel Hayom bahwa dia telah menonton klip tersebut. “Ini adalah pengingat Eli saya,” katanya.

Namun, Nadia juga mengkritik pemerintah Israel karena tidak berbuat lebih banyak untuk membawa pulang jenazah suaminya, yang lokasinya masih menjadi misteri.

Cohen menyusup ke tingkat teratas kepemimpinan politik Suriah pada tahun-tahun sebelum Perang Enam Hari 1967, dan informasi yang dia peroleh dipuji karena memainkan peran kunci dalam keberhasilan Israel yang menakjubkan dalam perang itu.

Dia diadili dan dieksekusi oleh pemerintah Suriah karena spionase pada 18 Mei 1965, setelah dia berhasil menyusup ke pemerintah Suriah dengan nama alias Kamel Amin Thaabet selama empat tahun.

Jenazah Cohen belum dikembalikan dari Suriah, meski ada permintaan selama puluhan tahun oleh keluarganya. Israel telah meminta bantuan Rusia dalam upaya itu, yang sejauh ini tidak berhasil.

Dokumenter RT dirilis ketika Moskow menengahi pembebasan seorang wanita Israel yang menyeberang ke Suriah pada awal bulan ini.

Wanita itu dikembalikan ke Israel pada hari Jumat melalui kesepakatan pertukaran tahanan yang ditengahi oleh Rusia, dua minggu setelah dia melintasi perbatasan ke Suriah.

Detail pertukaran tahanan, termasuk nama wanita Israel dan fotonya, telah disensor oleh militer. Wanita itu dilaporkan berusia 25 tahun dari Modiin Illit yang fasih berbahasa Arab.

Israel membebaskan dua gembala Suriah yang ditangkap di sisi perbatasan Israel, dan mengurangi hukuman seorang tahanan keamanan berkebangsaan Suriah, dalam apa yang secara luas dipandang sebagai kesepakatan pertukaran tahanan.

Meski demikian, ada sebuah laporan asing yang mengatakan bahwa Israel juga setuju untuk membeli vaksin COVID-19 Sputnik V Rusia senilai USD1 juta untuk Suriah sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *