Mirip Batu Petir Ponari, Warga Lampung Ramai-Ramai Ambil Air Rendaman Batu Meteor

oleh -109 views
Warga mengambil air rendaman batu neteor
Warga mengambil air rendaman batu neteor

JOGLOSEMAR-Warga berbondong-bondong mengambil air yang dimasukan batu mateor yang jatuh di Dusun 5, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.

Baca: Peneliti Itera Pastikan Batu yang Jatuh di Lampung, Meteor

Warga berbondong-bondong mengambil air yang dimasukan batu mateor yang jatuh di Dusun 5, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.

Mereka datang mengambil air dari akuarium yang direndam batu meteor dari halaman depan rumah Katmini sejak Jumat pagi hingga sore (29/1).

Bahkan, warga dari berbagai kecamatan lain datang untuk melihat langsung batu meteor yang jatuh padse Kamis (28/1), pukul 22.00 WIB.

Mereka membawa air rendaman dengan aneka wadah, ada yang pakai wadah, bungkus plastik dari akuarium yang dicemplungkan batu meteor di halaman rumah.

Kepala Dusun 5, Mulyodadi Edi Kurniawan menjelaskan warga berdatangan melihat batu sejak semalam (28/1) hingga siang tadi (29/1).

“Warga mempercayai bahwa air rendaman batu tersebut dapat menyembuhkan penyakit,” jelas Edi Kurniawan dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Suara serupa disertai batu meteor jatuh di Dusun 5, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (28/1), pukul 22.00 WIB.

Sisa batu meteor segenggaman orang dewasa tersebut menjebol atap genting rumah seorang warga, Katmini, hingga menimbulkan lubang kecil di lantai samping tembok bata rumahnya.

Sebelumnya, ada warga yang melihat meteor itu saat melintas atmosfir dengan cahaya terang berekor panjang pada malam Jumat Kliwon tersebut.

Warga berdatangan ke rumah Katmini. Mereka ingin melihat batu meteor berwarna hitam. Bahkan, ada juga warga yang memfoto dan merekam diunggah ke Youtube.

Kasus batu jatuh di Lampung ini mengingatkan pada kasus dukun cilik Ponari asal Jombang Jawa Timur, yang tenar 11 tahun lalu.

Ia masih menyimpan batu petir yang membuatnya terkenal. Dia masih mengobati orang dengan batu tersebut. Seperti apa bentuk batu itu?

Batu yang disebut Ponari dengan batu petir ini hanya segenggaman tangan. Bentuknya agak lonjong dengan warna kehijauan. Bentuk dan ukurannya disebut tidak berubah sejak ditemukan Ponari awal 2009 silam.

Muhammad Ponari Rahmatullah atau Ponari si dukun cilik kini menikah.

Kabar pernikahan Ponari menikah diunggah di laman Instagram dengan akun @info_jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.