Pria Ini Bisa Berjalan hingga ke Tengah Laut

oleh -30 views

JOGLOSEMAR-Fenomena air laut surut menyisakan pasir di sebuah pantai di Pulau KeiMaluku viral setelah videonya beredar di aplikasi TikTok. Pria yang merekam kondisi fenomena tersebut bahkan berjalan ke tengah laut yang kering.

Video viral tersebut diunggah oleh akun @fahmiahab. Dalam video tersebut, Tiktokers Fahmi Habibie ini sedang berkunjung ke sebuah pantai di Pulau Kei.

Begitu sampai di pantai, pemuda ini terkejut melihat air laut di pantai ini surut dan mengering.

Ya, pantai tersebut yang awalnya normal selayaknya pantai, kini hanya menyisakan pasir, bebatuan dan ranting pohon.

“Loh, air laute hilang?” kata Fahmi dikutip dari akun Tiktok pribadinya.

Alih-alih ketakutan, pemuda berkacamata ini justru terkagum senang dengan apa yang dilihatnya dan menjejakkan kakinya lebih jauh ke tengah laut.

“Aku bener-bener di tengah laut iki (ini-red) rek. Biasanya di tengah sini udah ada hiu lho iki rek. Tapi iki ilang,” ucap Fahmi sambil berbicara ke arah kamera dan menunjukkan penampakan tengah laut yang tak ada airnya.

Video yang diunggah pada 5 Juli 2021 ini kini sudah ditonton lebih dari 22,2 juta warganet di Tiktok dan disukai lebih dari 2,3 kali.

Warganet yang menonton pun heboh dan mengaitkannya dengan tanda-tanda Tsunami. Pasalnya, tsunami memang ditandai dengan air laut yang surut dan mengering.

“Dia yang jalan ke tengah laut, gue yg deg degan,” komentar akun wil.

“Ngeri airnya balik woy,” komentar akun keripikkentang.

“Itu biasanya tanda-tanda tsunami astaga,” komentar akun sayaerlangga.

Selain itu, banyak warganet yang memperingatkan Fahmi untuk berhati hati dan heran karena Fahmi justru bahagia melihat air laut yang surut.

“Weh napa bahagia banget weh,” komentar akun susultramaxx.

“Lu yg disitu gw yg panik ,” komentar akun pln pusat.

Namun ada juga warganet yang menganggap surut dan mengeringnya air laut di pantai tersebut adalah hal yang normal. Ia mengaku pernah mengalami hal yang sama seperti Fahmi.

“Itu normal, aku waktu jalan” di pulau pari juga kayak gitu pas paginya. Itu karena pesisirnya rada datar jadi pas pasang surut seolah” airnya hilang” komentar akun Alif Khalifah.

“Ditempat gw mah dah biasa, gak ada takut”nya lagi,” komentar akun sin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.