Siapa Sangka di Balik Atraksi Barongsai, Ada Kisah Mistisnya

oleh -81 views
Barongsai Klenteng Xian-ma. Pertunjukan Barongsai di depan Klenteng Xian-ma pada ritual arak-arakan Cap go Meh (Sumber: Dokumentasi Batari Oja pada 8 February 2014)

JOGLOSEMAR-barongsai menjadi salah satu tradisi wajib saat perayaan Tahun Baru Imlek. Siapa sangka di balik riuhnya atraksi barongsai, terdapat kisah mistis.

Tarian barongsai ini tidak hanya populer di Indonesia saja lho. Tapi di negara asalnya, kesenian ini dikenal dengan nama “Wu Shi”, dan secara internasional disebut dengan nama “Lion Dance”.

Secara harfiah, kata “barong” merujuk pada kesenian tepatnya di Bali, yang mana seorang penari menari menggunakan boneka atau kostum. Sedangkan “sai” adalah singa yang berartikan kehokian.

Dilansir dari China Highlight, tarian barongsai ini bertingkah seperti singa yang sedang memeragakan ketangkasannya dalam bela diri yang identik dengan iringan alunan musik gong yang begitu riuh.

Dalam legenda Dinasti Tang, barongsai adalah hewan penyelamat dari mimpi buruk seorang Kaisar, kemudian ia diselamatkan oleh hewan yang bentuknya tampak aneh. Sang kaisar bercerita pada menterinya, bahwa hewan tersebut menyerupai makhluk dari Barat, yaitu singa.

Cerita itu kemudian menyebar ke seluruh wilayah di Tiongkok dan menjadikan singa sebagai simbol keberuntungan serta kemakmuran, Tak hanya itu, tarian singa ini juga dipercaya dapat mengusir roh-roh jahat yang bergentayangan.

Diketahui, singa yang menjadi barongsai melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan keunggulan. Selain sosok singa itu sendiri, barongsai juga memiliki makna pada bentuk atau tampilan kostumnya.

Pasalnya, warna pada kostum melambangkan makna yang berbeda-beda. Kuning melambangkan bumi (pusat), hitam melambangkan air (utara), hijau melambangkan kayu (timur), merah melambangkan api (selatan), dan putih melambangkan logam (barat).

Kemudian, pada tanduk melambangkan hidup dan regenerasi. Simbol ini mewakili unsur perempuan. Sementara dahi dan jenggot berasal dari naga yang berarti simbol kekuatan dan kepemimpinan yang mewakili unsur laki-laki.

Lalu, telinga dan ekor melambangkan kebijaksanaan dan keberuntungan. Bagian ini dibuat seolah menggambarkan barongsai sebagai makhluk mistis.

Sedangkan di belakang kepala terdapat kura-kura yang merupakan simbol umur yang panjang dan pada tulang belakang barongsai merupakan ular yang memiliki arti pesona dan kekayaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *