Terganggu Tangisan Saat Berhubungan Badan dengan Selingkuhan, Ibu Ini Siksa Anaknya Sampai Mati

oleh -297 views
YN, Agi, dan anak yang meninggal karena disiksa

JOGLOSEMAR-Seorang ibu berinisial YN (34) di Bengkalis, Riau, membunuh anak bayinya karena diganggu oleh tangisan saat ia dan selingkuhannya yang bernama RH alias Agi (32), sedang berhubungan badan.

Peristiwa terkutuk itu sampai sekarang masih membuat warga Riau geger. Setelah diusut, ternyata YN dan Agi, pasangan jahanam itu, sudah sering menganiaya sang bocah mulai dari 23-25 April 2021.

Baca: Viral Kepergok Bareng Selingkuhan, Partai Golkar Sulut Copot Ketua Harian, James AK: Saya Minta Maaf

Lalu bagaimana perbuatan mereka terbongkar? Awalnya dari rasa curiga seorang dokter di RSDUD Bengkalis sewaktu memeriksa anak tersebut. Polisi lalu turun tangan dan akhirnya menjebloskan keduanya ke penjara Polres Bengkalis.

Polisi bilang, YN merasa terganggu saat berhubungan intim dengan selingkuhannya tersebab anaknya sering menangis dan rewel. Dari sanalah, pasangan ini menganiaya si bocah.

Bocah itu diketahui sering dijambak dan dibanting ke lantai batu, lalu mulutnya dikasih cabai agar berhenti menangis.

“Tujuan RH memasukkan cabai ke mulut korban supaya tidak menangis lagi. Apabila korban tidak diam, barulah RH menampar dan mencubit tubuh korban. Selain itu, korban juga diangkat ke atas lalu di hempaskan ke lantai batu,” papar Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Kamis (6/5/2021).

Brutalnya YN akhirnya membuat korban sesak napas hingga akhirnya YN dan Agi membawanya ke RSUD Bengkalis. Di sanalah dokter curiga karena melihat luka lebam di sekujur tubuh korban.

Saat ditanya lebih jauh oleh dokter, Agi malah tersinggung dan membentak dokter tersebut. Hingga akhirnya korban meninggal dunia pada Minggu (25/4/2021).

Keterangan Agi malah berbeda, menurutnya ia hendak mengusir roh jahat yang ada di tubuh korban, dengan cara menganiayanya dan memasukkan cabai rawit ke mulut korban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.