Video: Istri Cemburu Masuk Bar Tembak Mati Wanita Muda yang Duduk di Samping Suaminya

oleh -1.820 views

JOGLOSEMAR-Seorang istri yang cemburu masuk ke bar dan menembak mati seorang wanita yang lebih muda yang duduk di samping suaminya.

Rekaman video menunjukkan Dayane Rafaella de Silva Rodrigues, 31, asal Brasil, turun dari sepeda motor dengan orang lain dan terlihat berjalan ke bar membawa tas tangan berwarna krem pada Kamis (18/2).

Dia lalu masuk ke dalam gedung di Tiangua, Brasil. Dia pun langsung melepaskan tembakan ke meja tempat suami dan lima temannya duduk – termasuk Djaiane Batista Barro yang berusia 26 tahun.

Shocking video footage shows Dayane Rafaella de Silva Rodrigues firing shots at the table where her husband and five friends were sitting - including 26-year-old Djaiane Batista Barro (pictured bottom right)

Satu peluru mengenai Djaiane di kepala dan langsung tewas seketika. Tembakan itu juga mengenai seorang pria berusia 24 tahun, yang langsung dilarikan ke rumah sakit. Sang pria dikabarkan sedang menjalani masa pemulihan dari luka di lengannya setelah menjalani operasi.

Setelah penembakan, rekaman keamanan menunjukkan Rodrigues dan suami bertengkar di luar bar. Sang suami mencoba melepaskan pistol perak dari genggamannya.

Heartbreaking footage shows one bullet hitting Djaiane in the head, killing her instantly before she fell to the ground

Tidak jelas apa yang terjadi dengan pistol itu, tetapi Rodrigues terlihat berjalan menjauh dari tempat kejadian dengan tas tangannya.

Tak lama kemudian, Rodrigues ditangkap polisi. Petugas mengatakan, tersangka melakukan penembakan karena dia ‘marah’ dengan suaminya, yang berada di sebuah tempat yang dilaporkan sering dikunjungi oleh para wanita.

Polisi menambahkan keduanya sebelumnya berdebat tentang suaminya yang suka pergi ke bar semacam itu.

Rodrigues had arrived on the back of a motorbike with another person and was seen walking into the bar carrying a cream handbag

Setelah penangkapannya, Rodrigues mengatakan kepada petugas jika dia melepaskan tembakan secara acak untuk ‘membubarkan’ meja suaminya dna dia tidak mengenal korban Djaiane.

Menurut penyelidik, senjata itu dibeli di ibu kota Negara Bagian Ceara, Fortaleza, sekitar lima jam perjalanan dengan mobil. Namun, mereka mengklaim kejahatan itu tidak direncanakan dan menduga itu dilakukan atas dorongan hati.

Tersangka tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dan merasa tertekan dengan tindakannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *